Ruangrakyatgarut.id 27 februari 2026 — Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana S.Ip., M.Si, menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi lintas organisasi dalam mendorong kemajuan sektor kepemudaan dan olahraga di daerah. Pernyataan ini disampaikan menjelang sejumlah program pembinaan atlet dan pengembangan kepemudaan yang akan dijalankan sepanjang tahun.
Sinergi yang dibangun Dispora Garut akan melibatkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat pembinaan atlet, memaksimalkan potensi pemuda, serta menyelenggarakan kegiatan olahraga dan kepemudaan secara terintegrasi.
Menurut Asep Mulyana, koordinasi lintas lembaga menjadi kunci agar program pembinaan tidak berjalan sendiri-sendiri. Ia menekankan pentingnya membangun ekosistem olahraga yang terarah, sekaligus membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi generasi muda di seluruh Kabupaten Garut.
Peran KONI dinilai strategis dalam meningkatkan prestasi atlet daerah melalui pembinaan yang berjenjang. Sementara itu, KNPI memiliki jaringan kepemudaan yang kuat, memungkinkan penggerakan kegiatan sosial, kreatif, dan inovatif bagi para pemuda.
Selain fokus pada pembinaan atlet, Dispora juga menargetkan peningkatan sarana olahraga, baik di tingkat kecamatan maupun desa. Fasilitas yang memadai dianggap penting untuk mendukung latihan berkelanjutan, turnamen lokal, dan pencapaian prestasi atlet di tingkat provinsi maupun nasional.
Dispora Garut juga akan memprioritaskan pelatihan kepemudaan yang mengedepankan kewirausahaan, kepemimpinan, dan pengembangan soft skill. Program ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang aktif, inovatif, serta berdaya saing di berbagai bidang.
Kolaborasi ini juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat branding Garut sebagai kota yang peduli terhadap olahraga dan pemberdayaan pemuda. Sinergi antara Dispora, KONI, dan KNPI diharapkan mampu membuka peluang baru bagi pengembangan potensi lokal.
Dengan langkah strategis ini, Asep Mulyana optimistis bahwa lahir atlet berprestasi sekaligus generasi muda yang mandiri dan kreatif. Ke depan, kerja sama lintas organisasi ini diharapkan menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan di Kabupaten Garut, bahkan menjadi model bagi daerah lain di Indonesia.
