Ruangrakyatgarut.id — Pelantikan Pengurus Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Garut berlangsung khidmat di Sabda Alam Hotel and Resort, Jalan Raya Cipanas No. 3, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin (26/1/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, jajaran pengurus BPC PHRI Kabupaten Garut, para pelaku usaha perhotelan dan restoran, pelaku UMKM kuliner, serta sejumlah pemangku kepentingan sektor pariwisata. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan kuatnya komitmen kolaborasi lintas sektor dalam memajukan pariwisata Garut.
Dalam pelantikan tersebut, H. Ato Hermanto resmi dilantik sebagai Ketua BPC PHRI Kabupaten Garut, didampingi H. Dudung Sudiana sebagai Wakil Ketua. Kepengurusan baru ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Dalam keterangannya kepada awak media, Ato Hermanto menegaskan bahwa pembangunan pariwisata Garut tidak bisa dilakukan secara parsial. Menurutnya, seluruh elemen, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, komunitas, hingga masyarakat, harus bergerak bersama dalam satu visi.
“Pariwisata Garut tidak bisa dibangun sendiri-sendiri. Hotel, restoran, pelaku kuliner, kafe, komunitas pariwisata, dan pemerintah harus bangkit bersama. Promosi bukan lagi urusan individu, tetapi kolaborasi kolektif,” ujar Ato.
Ia menambahkan, penguatan pariwisata ke depan akan difokuskan pada pengembangan event berkelanjutan yang terjadwal dan terkonsep sebagai kalender pariwisata daerah. Event tersebut diharapkan menjadi magnet wisata sekaligus penggerak ekonomi bagi hotel, restoran, UMKM, dan sektor kreatif.
Menjelang Hari Jadi Kabupaten Garut, PHRI juga mendorong program promosi terpadu, seperti diskon hotel, paket wisata tematik, festival kuliner, hingga pertunjukan seni dan budaya lokal yang dilaksanakan secara serentak oleh pelaku usaha pariwisata.
Sebagai simbol sinergi, pada acara pelantikan tersebut ditampilkan 18 menu khas hasil kolaborasi hotel-hotel anggota PHRI. Selain itu, BPC PHRI Garut akan membentuk sejumlah Kelompok Kerja (Pokja) strategis, meliputi Pokja Investasi, Hukum dan Perizinan, Marketing dan Promosi, Event dan Entertainment, Digitalisasi Pariwisata, serta Konsultasi Usaha Perhotelan dan Restoran.
Menutup pernyataannya,Ato Hermanto menegaskan bahwa masa depan pariwisata Garut hanya dapat terwujud melalui semangat kebersamaan. “Pariwisata akan bangkit jika semua bergerak bersama. Dengan kolaborasi dan sinergi, pariwisata Garut insyaallah akan tumbuh dan menjadi kebanggaan bersama,” pungkasnya. (**)
