Ruangrakyatgarut.id 17 April 2026 Menyikapi pemberitaan media Tempo edisi 13–16 April 2026, kami menyampaikan keberatan dan kritik serius atas isi serta cara penyajian informasi yang kami nilai tidak sepenuhnya mencerminkan prinsip jurnalistik yang berimbang dan objektif.
Kami menegaskan bahwa kebebasan pers merupakan pilar utama demokrasi yang harus dijaga dan dihormati oleh seluruh elemen bangsa. Namun demikian, kebebasan tersebut tidak dapat dilepaskan dari tanggung jawab untuk menghadirkan informasi yang akurat, adil, dan tidak menyesatkan.
Dalam konteks tersebut, kami memandang bahwa pemberitaan yang disajikan telah melampaui batas kewajaran karena berpotensi membentuk opini publik secara sepihak dan tidak proporsional terhadap Partai NasDem.
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Garut, H. Kalicman, menegaskan bahwa sebagai media nasional, Tempo seharusnya menjunjung tinggi prinsip independensi dan objektivitas, bukan justru menyajikan narasi yang berpotensi menggiring persepsi publik.
Pernyataan tersebut menjadi penting mengingat posisi media nasional memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik, sehingga setiap informasi yang disampaikan harus melalui proses verifikasi yang ketat dan berimbang.
Kami mencermati bahwa materi pemberitaan dimaksud cenderung menampilkan sudut pandang yang parsial, sehingga tidak memberikan gambaran utuh mengenai posisi, sikap, dan realitas yang sebenarnya dari Partai NasDem.
Hal ini berpotensi menimbulkan bias informasi di tengah masyarakat, yang pada akhirnya dapat merugikan secara institusional serta mencederai prinsip keadilan dalam ruang publik.
Oleh karena itu, kami mendesak agar pihak Tempo segera membuka ruang klarifikasi yang adil dan proporsional, serta memberikan hak jawab sebagaimana diatur dalam undang-undang dan kode etik jurnalistik.
Kami juga menegaskan bahwa penggunaan narasi, visual, maupun ilustrasi dalam pemberitaan harus memperhatikan etika, tidak bersifat tendensius, serta tidak merendahkan martabat pihak tertentu.
Apabila prinsip-prinsip tersebut diabaikan, maka hal ini tidak hanya merugikan pihak yang diberitakan, tetapi juga berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap media itu sendiri.
Partai NasDem Jawa Barat menyatakan tidak akan tinggal diam terhadap pemberitaan yang berpotensi menyesatkan opini publik dan merugikan secara kelembagaan, serta akan mempertimbangkan langkah-langkah yang diperlukan sesuai koridor hukum yang berlaku.
Kami tetap meyakini bahwa pers yang kuat adalah pers yang berintegritas, dan kritik yang kami sampaikan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas demokrasi yang sehat, berimbang, dan berkeadaban.
