Ruangrakyatgatut.id – Pemerintah Desa Mekarjaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan kemandirian ekonomi desa berbasis koperasi, sekaligus mendukung program nasional Koperasi Desa Merah Putih.
Acara tersebut dihadiri Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten Garut, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Garut, perwakilan Dandim 0611/Garut selaku pengawas KDMP, jajaran Polsek Tarogong Kaler, unsur pemerintah desa, BPD, serta pengurus Koperasi Desa Merah Putih Mekarjaya.
Kepala Desa Mekarjaya, Asep Setiawan, S.IP, menyampaikan bahwa pembangunan gerai koperasi merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam menyukseskan program unggulan nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia. Meski di Kabupaten Garut terdapat sekitar 94 desa yang telah menjalankan program serupa, Desa Mekarjaya berupaya mempercepat realisasi melalui sinergi dengan BPD dan pengurus koperasi.
“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan peletakan batu pertama Koperasi Desa Merah Putih di Mekarjaya. Ini adalah wujud keseriusan pemerintah desa dalam mendukung penuh program nasional,” ujarnya.
Ia menargetkan pembangunan gerai koperasi dapat rampung dalam waktu satu hingga dua bulan, bergantung pada kondisi teknis dan kelancaran pelaksanaan di lapangan.
Terkait pengelolaan, Asep menjelaskan bahwa KDMP Mekarjaya akan dikembangkan berdasarkan potensi lokal desa, khususnya sektor pertanian dan peternakan yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat.
“Jika fokus pada pertanian, maka kebutuhan seperti pupuk harus tersedia di koperasi. Begitu pula sektor peternakan, agar koperasi benar-benar menjawab kebutuhan warga,” jelasnya.
Untuk pendanaan dan pembangunan infrastruktur, pemerintah desa masih menunggu kepastian lanjutan, termasuk peluang kemitraan dengan pihak terkait seperti Agrenas dan Infrastruktur Karya, serta dukungan pengawasan dari unsur TNI.
Saat ini, Koperasi Desa Merah Putih Mekarjaya telah memiliki sekitar 500 anggota dari masyarakat setempat. Keberadaan koperasi ini diharapkan menjadi wadah ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan dan mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.
Di akhir sambutannya, Asep Setiawan menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia atas kebijakan nasional Koperasi Desa Merah Putih yang dinilainya strategis dalam memperkuat ekonomi desa.
“Ini adalah kepentingan masyarakat Indonesia. Tugas desa harus jeli dan kreatif, termasuk menyiapkan lahan, baik milik desa maupun melalui skema lain, agar koperasi berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (Hilman)
