Ruangrakyatgarit.id – Pemerintah Kabupaten Garut secara resmi memberikan penugasan tambahan kepada sejumlah pejabat fungsional sebagai Kepala Puskesmas. Penugasan tersebut disertai arahan langsung dari Bupati Garut sebagai upaya memperkuat pelayanan kesehatan dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kesehatan di daerah.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU, didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Apt. Yodi Sirodjudin, S.Si., M.H.Kes., Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Garut Kristanti Wahyuni, S.H., M.H., serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut Dra. Yayan Waryana, M.Si.
Penugasan tersebut diikuti oleh seluruh Kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Garut dan menjadi bagian dari penguatan tata kelola layanan kesehatan dasar, sekaligus peningkatan profesionalisme dan akuntabilitas aparatur kesehatan daerah.
Dalam arahannya, Bupati Garut menyoroti masih adanya tantangan pada sejumlah indikator kesehatan di Kabupaten Garut. Ia menegaskan pentingnya pelaksanaan program kesehatan yang lebih terfokus dan berbasis data, terutama di wilayah dengan jumlah penduduk tinggi serta kondisi geografis yang ekstrem, agar intervensi kesehatan dapat dilakukan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata.
Bupati juga menekankan peran strategis Kepala Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Selain memberikan layanan, para Kepala Puskesmas diminta untuk segera menguasai aspek manajerial dan administratif, mengingat seluruh tugas administrasi akan dijalankan secara penuh mulai Februari mendatang.
Untuk mempercepat pelaksanaan tugas, surat petikan keputusan Bupati dibagikan langsung kepada para Kepala Puskesmas. Pemerintah daerah juga secara simultan menyerahkan berkas administrasi ke BKD guna menghindari hambatan birokrasi dan potensi keterlambatan administrasi.
Selain itu, Bupati Garut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat program Keluarga Berencana (KB) sebagai bagian dari upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk, terutama di wilayah dengan tingkat kepadatan tinggi.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Garut yang memperoleh penilaian tinggi. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah serta dukungan berbagai pemangku kepentingan.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas layanan kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan. Kritik dan masukan dari berbagai elemen masyarakat dinilai menjadi bahan evaluasi penting untuk memperbaiki tata kelola pelayanan agar lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Ia berharap seluruh tenaga kesehatan dapat terus meningkatkan disiplin, integritas, serta kepekaan terhadap kebutuhan pasien. Selain itu, ia juga mengajak organisasi masyarakat dan mahasiswa untuk bersama-sama mengawal dan mendukung perbaikan sektor kesehatan demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Garut.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan tertib, serta menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran tenaga kesehatan guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut.
