Ruangrakyatgarut.id 21 Januari 2026 — Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Golkar, H. Imat Rohimat, S.IP., M.M., melaksanakan kegiatan reses bersama warga Desa Pasawahan. Kegiatan tersebut digelar di kawasan edu wisata yang selama ini dikenal sebagai contoh pengembangan desa maju berbasis lingkungan.
Reses ini menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyampaikan persoalan nyata yang dihadapi warga, khususnya terkait infrastruktur dan permasalahan lingkungan yang terus mengemuka di wilayah Kabupaten Garut.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan keluhan mengenai kondisi infrastruktur desa yang masih membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah. Akses jalan dan fasilitas pendukung lainnya dinilai penting untuk menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Isu lain yang menjadi sorotan adalah penutupan aktivitas tambang yang berdampak langsung pada hilangnya mata pencaharian sejumlah warga, terutama para sopir truk. Warga menilai kebijakan tersebut belum sepenuhnya diiringi dengan solusi ekonomi bagi masyarakat terdampak.
Di sisi lain, masyarakat juga menegaskan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan ketahanan alam. Warga berharap kebijakan penataan lingkungan dilakukan secara tegas, namun tetap memperhatikan aspek keadilan sosial dan keberlanjutan ekonomi.
Menanggapi aspirasi tersebut, H. Imat Rohimat menegaskan bahwa perlindungan lingkungan tidak boleh berdiri sendiri tanpa solusi bagi masyarakat. Menurutnya, kebijakan publik harus mampu menyeimbangkan antara kepentingan ekologis dan kebutuhan ekonomi rakyat.
“Aspirasi ini akan saya bawa dan bahas di DPRD. Lingkungan wajib dijaga, tetapi negara juga harus hadir memberikan jalan keluar bagi warga yang terdampak kebijakan,” tegas H. Imat.
Ia menambahkan, DPRD akan mendorong lahirnya kebijakan yang lebih komprehensif, mulai dari evaluasi regulasi pertambangan, penguatan pengawasan lingkungan, hingga penciptaan alternatif mata pencaharian bagi masyarakat terdampak.
Melalui reses ini, H. Imat Rohimat menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi warga sebagai dasar solusi kebijakan ke depan, agar pembangunan di Kabupaten Garut berjalan seimbang, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
