Ruangrakyatgarut.id 06 Januari 2026 — Ketika ruang-ruang ekspresi semakin disempitkan dan musik keras kerap dipinggirkan, skena bawah tanah Garut memilih bersuara. Aliansi Distorsi x Konspirasi Hitam memastikan perlawanan itu hidup lewat Bawah Tanah Fest MMXXV Chapter 1, yang akan digelar Sabtu, 7 Februari 2026 di Reverdose Garut.
Festival ini bukan panggung hiburan basa-basi. Ia adalah pernyataan sikap. Deretan band lintas sub-genre metal dan hardcore siap memuntahkan distorsi sebagai bentuk perlawanan terhadap stagnasi dan pembungkaman ruang alternatif. Nama-nama seperti Land of Terror, Keparat, T.U.T.A.B, Pasukan Teler, Bdenk Chaos, Difteri, TB Cahaya Berkah Pangkajian, Open The Door, Blisstering, hingga Brain Death menjadi bukti bahwa api skena bawah tanah Garut masih menyala.
Perwakilan panitia, Agus Diansyah, menegaskan bahwa Bawah Tanah Fest lahir dari kegelisahan kolektif atas semakin minimnya ruang hidup bagi musik keras yang jujur dan independen.
“Ini bukan sekadar panggung musik. Ini ruang perlawanan. Distorsi adalah bahasa kami, solidaritas adalah nafasnya. Bawah Tanah Fest adalah bukti bahwa skena Garut menolak mati,” tegas Agus Diansyah, Selasa (6/1/2026).
Ia menyebut, Chapter 1 menjadi penanda awal perjuangan panjang menjaga ruang-ruang liar agar tidak ditelan industri, sensor, dan kompromi semu yang membunuh karakter.“Selama masih ada band yang berteriak dan penonton yang berdiri di depan panggung, skena ini akan terus hidup. Kami tidak menunggu restu siapa pun,” tambahnya.
Tak hanya menghantam lewat sound system, Bawah Tanah Fest juga membuka ruang dialektika melalui sharing session bersama Man Jasad, vokalis band metal legendaris Jasad, yang akan membagikan pengalaman bertahan di jalur ekstrem tanpa menanggalkan sikap dan idealisme. Acara akan dipandu oleh Abe Dekill dan Bonel sebagai Master of Ceremony.Tiket masuk dipatok Rp35.000 (ticket only)—harga solidaritas untuk menjaga ruang tetap hidup. Informasi dan pemesanan tiket dapat diakses melalui Suhe (0813-8888-0893). Acara ini didukung oleh Faith Move Struggle Winner Media (FMSW Media).
Bawah Tanah Fest MMXXV Chapter 1 bukan seremoni. Ia adalah alarm keras bahwa skena bawah tanah Garut masih berdenyut, bergerak, dan siap melawan lupa. Distorsi hari ini adalah sejarah esok hari.
