Oplus_131072
Ruangrakyatgarut.id 03 Januari 2026 — Kegiatan Bedah Buku Al-Amin karya Dr. KH. Yayan Bunyamin yang dirangkaikan dengan pelantikan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Forum Pondok Pesantren (FPP) se-Kabupaten Garut berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Acara tersebut dihadiri para ulama, pimpinan pondok pesantren, serta perwakilan organisasi keagamaan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Garut.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pembinaan umat. Melalui bedah buku Al-Amin, para peserta diajak menggali nilai-nilai keteladanan, moderasi beragama, serta pesan moral yang relevan dengan tantangan kehidupan masyarakat dan pengembangan pesantren di era modern.
Turut hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut, Ayi Suryana, S.E. dari Fraksi PPP.
Kehadirannya menjadi bentuk dukungan legislatif terhadap penguatan literasi keislaman serta pengakuan atas peran strategis pesantren dalam membangun sumber daya manusia yang berakhlak, berwawasan kebangsaan, dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Ayi Suryana menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi antara ulama, pesantren, dan pemerintah daerah dalam menjaga harmoni sosial serta meneguhkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Pada kesempatan itu, Ayi Suryana juga menegaskan komitmennya untuk mendorong lahirnya Peraturan Daerah (Perda) yang berpihak pada penguatan dan keberlangsungan pondok pesantren. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, moral, dan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Garut.
“DPRD Kabupaten Garut berkomitmen mengawal proses penyusunan hingga pengesahan Perda tersebut agar benar-benar terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi pesantren,” ujarnya. Regulasi tersebut diharapkan menjadi payung hukum dalam pembinaan, pemberdayaan, serta peningkatan kesejahteraan pondok pesantren.
Sementara itu, pelantikan DPAC FPP se-Kabupaten Garut diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi pesantren hingga tingkat kecamatan, sekaligus meningkatkan peran aktif pesantren dalam pembinaan umat, pendidikan keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat ukhuwah, memperkuat jejaring antarpondok pesantren, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Garut yang religius, harmonis, dan berdaya saing.
