Ruanrakyatgarut.id 25 Desember 2025 — Manajer Persib Bandung, Haji Umuh Muchtar, menunjukkan komitmennya dalam mempererat persaudaraan antardaerah dengan menyatakan kesiapan menyumbang pembangunan masjid Paguyuban Bandung di Kota Ternate, Maluku Utara. Hal tersebut disampaikannya di sela kunjungan Persib ke Ternate, meski tim kebanggaan Jawa Barat itu harus menelan kekalahan dari Malut United.
Umuh menegaskan bahwa hasil pertandingan tidak boleh menjadi alasan untuk menumbuhkan rasa permusuhan. Menurutnya, kalah dan menang dalam sepak bola merupakan hal yang wajar dan harus disikapi dengan kedewasaan.
“Walaupun kalah atas Malut, bukan berarti kita benci dengan masyarakat Maluku Utara. Orang Ternate ini semuanya baik-baik, santun, dan ramah,” ujar Umuh Muchtar.
Ia mengaku sangat terkesan dengan sambutan masyarakat Ternate. Bahkan, Umuh menyebut dirinya menerima penghargaan berupa medali dari Wali Kota Ternate sebagai bentuk apresiasi dan persahabatan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota Ternate dan seluruh warga Ternate. Terus terang saya sangat terkesan dengan warga Maluku Utara, khususnya Kota Ternate. Saya merasa seperti berada di Bandung,” tuturnya.
Lebih lanjut, Umuh menekankan bahwa sepak bola seharusnya menjadi jembatan persaudaraan, bukan sumber perpecahan. Rivalitas di lapangan, kata dia, harus berakhir saat pertandingan selesai.
“Ya kalah menang dalam sepak bola itu hal biasa. Jangan karena itu kita jadikan permusuhan. Jadikanlah sepak bola sebagai jembatan persaudaraan, bukan sekadar rivalitas di lapangan,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Umuh juga menyinggung keberadaan Paguyuban Bandung di Ternate yang menurutnya diterima dengan sangat baik oleh masyarakat setempat. Ia pun menyatakan niatnya untuk membantu pembangunan masjid bagi paguyuban tersebut.
“Saya melihat Paguyuban Bandung di sini diterima dengan baik. Insya Allah ada rencana membangun masjid, walaupun sedikit, itulah bantuan dari saya,” ujar Umuh.
Haji Umuh berharap hubungan baik antara Persib Bandung, masyarakat Jawa Barat, dan warga Maluku Utara, khususnya Kota Ternate, dapat terus terjaga dan ditingkatkan. Ia kembali menegaskan pentingnya menjadikan olahraga sebagai ruang pemersatu.
“Saya berharap ke depan silaturahmi ini terus berlanjut. Sepak bola harus mempererat persaudaraan, memperkuat kebersamaan, dan menumbuhkan rasa saling menghormati antar daerah. Mudah-mudahan Persib dan Maluku Utara bisa terus menjalin hubungan yang baik, damai, dan penuh kekeluargaan,” pungkasnya.
