Ruangrakyatgarut.id 27 Oktober 2826 — Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah ditunjukkan Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Partai Demokrat, Nuri Nurdwi Hikmayanti. Bersama Yayasan Garut Butuh Penyegaran (YGBP) yang dipimpin H. Dudung Sudiana, ia membantu upaya pembangunan kembali rumah warga yang ludes terbakar di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut.
Musibah kebakaran tersebut menghanguskan dua rumah milik Dede Yuyu dan Sandi. Peristiwa itu membuat kedua keluarga kehilangan tempat tinggal dan harus menghadapi kenyataan pahit akibat kerugian yang mereka alami.
Bagi keluarga korban, kehilangan rumah bukan sekadar kehilangan bangunan fisik, tetapi juga hilangnya tempat berlindung dan ruang untuk menjalani kehidupan bersama keluarga. Karena itu, dukungan dari berbagai pihak menjadi harapan untuk memulai kembali kehidupan setelah musibah.
Kepala Desa Mekarjaya, Dedi Setiawan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada warganya. Ia berharap dukungan tersebut dapat membantu meringankan beban keluarga korban sekaligus mempercepat pemulihan kondisi mereka.
Upaya pembangunan kembali rumah korban direncanakan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dengan dukungan Nuri Nurdwi Hikmayanti dan H. Dudung Sudiana bersama YGBP. Program tersebut diharapkan menjadi jalan bagi keluarga korban untuk kembali memiliki tempat tinggal yang layak.
Keterlibatan wakil rakyat dalam persoalan kemanusiaan menjadi salah satu bentuk kepedulian yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Kehadiran dan dukungan nyata sangat berarti bagi warga yang sedang berjuang bangkit dari keadaan sulit.
Kolaborasi dengan YGBP juga memperlihatkan pentingnya peran organisasi sosial dalam membantu masyarakat. Ketika berbagai elemen bersatu, persoalan yang dihadapi warga dapat ditangani melalui semangat kebersamaan dan gotong royong.
Di tengah berbagai persoalan sosial yang masih dihadapi masyarakat Kabupaten Garut, kepedulian terhadap korban bencana menjadi pengingat bahwa kelompok yang sedang mengalami kesulitan membutuhkan perhatian bersama. Bantuan yang tepat sasaran dapat menjadi awal pemulihan kehidupan mereka.
Rumah memiliki arti penting bagi setiap keluarga. Selain menjadi tempat berteduh, rumah juga merupakan ruang untuk membangun harapan, menjaga kehangatan keluarga, dan menjalani kehidupan secara lebih aman dan bermartabat.
Karena itu, pembangunan kembali rumah korban kebakaran di Desa Mekarjaya diharapkan tidak berhenti pada rencana, tetapi dapat diwujudkan hingga keluarga penerima manfaat benar-benar memperoleh tempat tinggal yang layak dan aman.
Sinergi antara pemerintah desa, wakil rakyat, organisasi sosial, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar penanganan warga terdampak musibah dapat berjalan secara berkelanjutan. Semangat gotong royong menjadi modal sosial penting untuk membantu masyarakat melewati masa-masa sulit.
Kepedulian terhadap sesama pada akhirnya bukan hanya tentang besarnya bantuan yang diberikan, melainkan tentang kehadiran dan tindakan nyata saat masyarakat membutuhkan pertolongan. Bagi keluarga korban kebakaran di Cikajang, dukungan tersebut diharapkan menjadi awal untuk kembali menata kehidupan dan menumbuhkan harapan baru.
